SULFIAH CALON KUAT DUDUKI UNSUR PIMPINAN DPRD WAJO

Ketua DPC Gerindra Wajo : Utamakan Kader Sudah Lama Mengabdi dan Loyal

Ir. Sulfiah

Partai Gerindra Wajo sudah dapat memastikan menduduki jabatan unsur pimpinan DPRD Wajo priode 2019-2014 menadatang. Hal itu dikuatkan dengan perolehan 6 kursi pada pemilu Caleg lalu. Namun penunjukan sosok yang bakal menduduki jabatan itu tidak didasari oleh banyaknya perolehan suara yang didapatkan Caleg tersebut, melainkan berdasarkan pada pengabdian dan besarnya jasa dan loyalitas terhadap organisasi selama ini. Pensyaratan lainnya adalah bersangkutan adalah kader murni dan alumni pelatihan kader di Hambalang.Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerindra Wajo, Andi Pandu Jaya, memastikan jatah Wakil ketua DPRD Wajo yang diraih partainya diberikan kepada kader partai.

Menurut Andi Pandu, AD/ART Partai Gerindra menegaskan sosok yang tepat mengemban jabatan unsur pimpinan di dewan adalah kader yang telah lama mengabdi, loyal dan ikut andil terhadap partai.

“Walau meraih suara terbanyak, namun jika tidak masuk kader partai yang pernah ikut pelatihan di Hambalang, itu tidak bisa direkomendasikan menjadi unsur pimpinan. Karena sesuai aturan AD/ART partai menyebutkan yang berhak menduduki kursi unsur pimpinan dewan hanya kader partai Gerindra,” tegas Andi Pandu.

Saat ini, DPC Partai Gerindra Wajo, telah merekomendasikan dua nama dari kader Partai. Kedua nama tersebut sudah disetujui oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulsel untuk diteruskan ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Gerindra.

Adapun nama yang telah direkomendasi oleh partai Gerindra yakni, Andi Malleleang dan Sulfiah. Kedua nama tersebut merupakan kader partai yang sudah lama mengabdi dan pernah mengikuti pelatihan Partai di Hambalang.

Jika berdasarkan AD/ART partai, bisa dipastikan satu dari kedua nama tersebut yakni Andi Malleleang dan Sulfiah, dipilih oleh DPP Partai Gerindra untuk menduduki kursi Wakil Ketua DPRD Wajo.

Andi Pandu menjelaskan, pada rekomendasi pertama, ia sempat mengirim dua nama peraih suara terbanyak ke DPD Partai Gerindra Sulsel yakni, Firman Parkesi dan Mustafa, untuk diusul menjadi unsur pimpinan di dewan. Namun kedua nama tersebut ditolak oleh Ketua DPD Sulsel Partai Gerindra, karena kedua nama tersebut bukan kader partai. Berdasarkan petunjuk DPD Sulsel maka yang berhak maju sebagai unsur pimpinan didewan harus kader, sesuai AD/ART Partai.

“Sempat kami rekomendasikan ke DPD Partai Gerindra dua nama peraih suara terbanyak di Partai Gerindra. Namun Karena aturan partai mengatakan harus kader, maka otomatis kedua nama tersebut gugur dan kami kembali mengirimkan dua rekomemdasi nama yang betul-betul kader Partai Gerindra,” jelas Ketua DPC Gerindra Wajo.

Partai Gerindra memastikan jatah kursi Wakil Ketua DPRD kab Wajo periode 2019-2024. usai meraih 6 kursi pada pileg 2019.

Editor

Jurlan Em Saho’as

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *